https://unsplash.com/search/photos/university
|
1. Orientasi
Sebelum mulai
berkuliah, mahasiswa akan diperkenalkan dengan kehidupan perkuliahan mulai dari
lingkungan kampus, teman-teman, mata kuliah bahkan dosen. Inilah yang disebut
dengan orientasi atau yang dulu sering disebut sebagai OSPEK (orientasi studi
dan pengenalan kampus). Orientasi juga ditempuh untuk membentuk watak mahasiswa
dengan beragam cara. Ada orientasi yang dilakukan dengan gaya santai namun ada
pula yang bergaya serius ala ala militer. Meskipun mahasiswa baru sering
kerepotan karena harus mempersiapkan keperluan orientasi, biasanya kegiatan ini
akan dirindukan jika sudah usai.
2. Kuliah
Umum
Kuliah umum
adalah sebuah jenis kuliah yang melibatkan peserta kuliah dari berbagai jurusan
dan program studi. Jika biasanya kuliah hanya untuk mahasiswa yang mendaftar di
kelas mata kuliah tertentu, maka kuliah umum tidak membatasi peserta kuliahnya
bahkan beberapa jurusan ada yang mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti agenda
ini. Kuliah biasanya diadakan di sebuah ruang standar yang dapat memuat 40-80
mahasiswa, sedangkan kuliah umum bisa bertempat di ruangan yang berkapasitas
lebih besar karena jumlah partisipannya yang juga lebih banyak. Materi yang disampaikan
pada kuliah umum juga cenderung berbeda dari kuliah biasanya. Kuliah umum juga
sering kali mengundang pembicara atau tamu dari luar sebagai penyampai materi.
3. Kuliah
Kerja Lapangan (KKL)
KKL atau Kuliah
Kerja Lapangan adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh
mahasiswa. KKL adalah kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan di luar ruang
kelas. Pada waktu KKL, mahasiswa melakukan kunjungan ke berbagai instansi
terkait untuk mencari wawasan seputar lapangan pekerjaan. Dengan kunjungan tersebut,
mahasiswa diharapkan belajar langsung dari profesional sehingga paham seluk
beluk pekerjaan yang nantinya akan mereka geluti.
4. Praktik
Kerja Lapangan (PKL) atau Magang
Hampir serupa
dengan KKL, Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah mata kuliah yang mengharuskan
mahasiswa untuk praktik langsung ke lapangan. PKL bertujuan agar mahasiswa
mampu menerapkan teori yang diperoleh di bangku kuliah pada masalah yang
terjadi di lapangan. PKL sering juga disebut magang. PKL atau magang biasanya
dilakukan di institusi, instansi atau perusahaan yang berkaitan dengan jurusan
mahasiswa supaya mahasiswa belajar menguasai keahliannya untuk mempersiapkan
dunia kerja. Agenda ini dikhususkan pada mahasiswa non kependidikan.
5. Program
Pengalaman Lapangan (PPL)
Jika PKL dan
magang khusus mahasiswa non kependidikan, maka Program Pengalaman Lapangan
(PPL) adalah agenda khusus mahasiswa kependidikan. Kegiatan ini merupakan momen
wajib mahasiswa kependidikan dan keguruan dalam memperdalam praktik mengajar.
Biasanya mahasiswa akan ditempatkan di sekolah-sekolah yang bersedia untuk
bekerja sama dalam menerima mahasiswa PPL. Mahasiswa PPL harus mengajar di
sekolah tersebut sampai batas waktu.
6. Kuliah
Kerja Nyata (KKN)
Kuliah Kerja
Nyata (KKN) adalah agenda wajib lainnya bagi mahasiswa untuk bisa lulus dari
perguruan tinggi. KKN merupakan bentuk perwujudan dari salah satu tridarma
perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Mahasiswa yang mengikuti KKN akan
ditempatkan di daerah setingkat desa dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan
atau tergantung jumlah SKS. Bentuk kegiatan dari KKN adalah mengabdi pada
masyarakat dengan menggunakan keilmuan yang diperoleh mahasiswa di perkuliahan.
7. Sempro
Skripsi adalah
tugas akhir mahasiswa dalam menempuh studi di perkuliahan. Sebelum memulai
skripsi, mahasiswa harus mengajukan proposal skripsi. Proposal ini akan diuji
oleh dosen dalam seminar proposal atau sempro. Sempro adalah bagian penting
dalam melihat sejauh apa mahasiswa siap membuat skripsi. Pada sempro, mahasiswa
akan mempresentasikan proposal bab 1-3 di hadapan dosen dan terkadang ada juga
mahasiswa lain yang ikut melihat. Jika berhasil di tahap sempro, mahasiswa akan
melanjutkan pengerjaan proposal ke bab 4 sampai akhir. Nantinya hasil dari skripsi mahasiswa akan
dipresentasikan kembali dalam sidang.
8. Yudisium
Setelah melewati
fase-fase menyusun skripsi, mahasiswa akan dipertemukan dengan yudisium.
Yudisium adalah proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang ditempuh
mahasiswa dalam bentuk pengumuman nilai. Yudisium juga menentukan lulus
tidaknya mahasiswa dalam menempuh studi berdasarkan keputusan rapat yudisium.
Setelah dinyatakan lulus melalui proses yudisium, mahasiswa akan mendapat tanda
pengukuhan selesainya studi yang bernama wisuda.
Menjadi mahasiswa tidak melulu menimba ilmu di kelas tapi juga bisa sambil mengabdi kepada masyarakat bahkan praktik ke instansi yang diminati. Agenda-agenda perkuliahan yang beraneka rupa bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam bersaing di dunia kerja kelak. Setelah membaca artikel ini, kamu semakin bersemangat untuk menyambut agenda-agenda perkuliahan kan? (Ayw)

