Semester
baru di bangku perkuliahan akan segera tiba. Pastinya kamu butuh persiapan sebelum
memulai fase baru selepas lulus sekolah ini. Yup, kuliah ga seperti sekolah
gengs. Ada banyak hal baru yang mungkin akan kamu temui, mulai dari
lingkungannya sampai aktivitasnya.
Biar
ga kaget saat hari-H, yuk simak 6 Hal yang Membedakan Kuliah dengan Sekolah ini!
1. One book for all matkul
Di sekolah biasanya kamu diminta menyediakan satu
buku untuk catatan dan satu buku lagi untuk tugas per mata pelajaran. Padahal
satu harinya ada kurang lebih empat mata pelajaran yang kamu tempuh. Belum lagi
tiap hari kamu harus bawa LKS dan buku paket yang tebalnya udah kayak alis
mba-mba hehe. Kebayang kan perjuangan manggul tasnya? Nah, beruntungnya di
kuliah kamu ga akan menemui aturan semacam itu.
Di kuliah kamu ga perlu repot bawa buku bejibun, cukup
satu buku untuk semua matkul. Biasanya sih, mahasiswa-mahasiswa memakai binder
untuk catatan-catatan kuliah. Kamu jadi bisa mindahin catatanmu dengan lebih
mudah dari halaman depan ke belakang dan sebaliknya. Dan juga kamu ga perlu
khawatir catatanmu tertinggal kalau semua catatan jadi satu buku, kan?
2. Sneakers, wedges, heels? No more black shoes
Kalau udah masuk musim penghujan biasanya siswa pada
bawa kantong kresek demi mengamankan sepatu hitamnya. Itu karena siswa
diwajibkan memakai sepatu hitam ke sekolah. Berani melanggar? Siap-siap aja
sepatumu disita atau kamu harus berurusan dengan BK. Terus kalau sepatumu basah
kehujanan, kamu mulai cari akal supaya tetep bisa make sepatu hitam, walaupun
harus diangetin di belakang kulkas, iya gak? Hehehe.
Demi kerang ajaibnya Spongebob, sekarang sepatu
hitammu bisa bernapas lega. Kamu ga perlu khawatir terhadap insiden hujan yang
menghantam sepatumu. Kamu bisa gonta-ganti sepatu sesukamu di kuliah. Eitsss,
tapi bukan berarti kamu boleh pakai sandal jepit. Ada beberapa kampus yang
punya aturan berpakaian buat mahasiswanya, salah satunya tidak dibolehkan
sandalan ke kampus pada jam kuliah. Selain sandal, kamu tetep boleh bergaya
dengan sepatu-sepatu kece kamu kok. Selamat tinggal kantong kresek!!!
3. What to wear today?
Di sekolah sudah disediakan seragam yang harus
dikenakan siswa sehari-hari. Biasanya siswa punya empat seragam seperti:
seragam OSIS, seragam Pramuka, seragam identitas, dan seragam olahraga.
Masing-masing sekolah punya aturan sendiri untuk jadwal pemakaiannya. Bahkan
ada sekolah yang mewajibkan siswanya memakai dasi, topi, dan ikat pinggang. Pernah
ngerasain hari Senin jadi hari yang memusingkan gara-gara topimu hilang? Yup, lagi-lagi
kalau melanggar, kamu harus berhadapan dengan penyitaan atau yang paling serem,
berhadapan langsung dengan guru killer! Hehe sadestt sih.. tapi tujuannya buat
kedisiplinan kok.
Kabar baiknya, di kuliah kamu bisa bebas memilih
baju yang akan kamu pakai. Mau di-mix and
match-kan dari kepala sampe kaki? Bebas! For your information, ada beberapa kampus yang menerapkan aturan
berpakaian bagi mahasiswanya. Sebagai mahasiswa yang cendekia, caritahu lebih
dulu etika berpakaian mahasiswa terutama dari kampusmu. Kalau sudah, baru deh
kamu bisa memutuskan mana yang bisa kamu pakai dan mana yang engga. Dari sini
kamu bisa mulai memperhatikan penampilanmu, lho. Pepatah bilang, “Dari mata
turun ke hati”, dari gaya berpakaianmu, siapa tau ada yang naksir hihihi.
4. Kuliah at the first sight
Setelah libur panjang usai dan masuk sekolah, kamu
disambut dengan jam kosong yang pada akhirnya pulang lebih awal. Saking
semangatnya masuk sekolah, kamu cuma membawa tas yang diisi satu buku dan satu
bolpoin, iya gak tuh?
Sayangnya, kamu ga akan menemukan hal tersebut di
bangku kuliah. Minggu pertama di semester baru akan diisi dengan kesepakatan
kontrak kuliah. Kontrak kuliah bisa dibilang aturan yang disepakati bersama
antara dosen dan mahasiswa. Seperti bobot penilaian tugas dan ujian, maksimal
keterlambatan, bahkan boleh-tidaknya mahasiswa makan dan minum di kelas. Setelah
sepakat, biasanya dosen memberikan silabus mata kuliah yang diampu. Kalau
waktunya masih cukup, dosen akan memberikan pengantar perkuliahan. Beberapa
dosen malah mengakhiri perkuliahan sebelum jamnya selesai. Kalau sudah seperti
ini, masih yakin kamu akan pulang lebih awal?
5. Dosen ≠ Guru
Di sekolah, kamu mengenal sosok yang mengajarimu
banyak ilmu yang kamu sebut “guru”. Guru adalah sosok yang perhatian terhadap
siswa-siswanya. Tak jarang ada guru yang menghapal banyak siswa bahkan yang
sudah jadi alumni. Siswa pun punya guru favorit karena perlakuan sang guru yang
penyabar atau bahkan gokil.
Di kuliah, kamu akan mengenal sosok lain yang
bernama “dosen”. Dosen bisa sangat berbeda dari guru. Kalau biasanya kamu
diingatkan guru untuk mengumpul tugas, maka dosen ngga perlu sabar-sabar
menunggumu. Dosen biasanya memberi tugas dengan deadline yang harus dipenuhi.
Mau mengumpulkan atau tidak, bukan menjadi urusan sang dosen. Sepenuhnya adalah
urusan mahasiswa. Bahkan ada beberapa dosen yang nggak tanggung-tanggung memberi
tugas dan deadline. Udah gitu nilai yang kamu dapat belum tentu sepadan. Namanya
juga kuliah, level kesulitannya juga pasti meningkat. Seperti kata Spiderman, “Seiring
kekuatan yang besar ada tanggung jawab yang lebih besar”. Namun dibalik itu semua, dosen mengajarkan
mahasiswa untuk lebih mandiri, disiplin, sekaligus bertanggungjawab. Wuih, ngga
kalah mulia dari guru lho.
6. Jadwalmu pilihanmu
Ketika bersekolah, kamu sudah mendapat sepaket jadwal
pelajaran dari pihak sekolah. Namun di kuliah hal ini jarang sekali diterapkan.
Ketika kuliah, mahasiswa bisa memilih sendiri mata kuliah yang ingin diambil.
Namun beberapa mata kuliah hanya bisa dipilih pada semester tertentu. Selain
mata kuliah tersebut, mahasiswa bisa menambah atau mengurangi jumlah matkul
yang diinginkan dengan syarat dan ketentuan tertentu seperti IPK. Dengan begitu
mahasiswa bisa mengatur dan menyesuaikan jadwal dengan kegiatan seperti bekerja
atau berorganisasi. Tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi mahasiswa yang
bekerja sambilan atau yang punya kesibukan lain. So, tentukan pilihanmu, atur
jadwalmu.
Hal-hal baru yang akan
kamu temui di kuliah nanti adalah petualangan seru. Kamu pasti merindukan
saat-saat syahdu di sekolah, tapi kesuksesan menunggumu di masa depan. Yuk move
on dari sekolah dan sambut kuliah! (ayw)

